Sabtu, 03 April 2010

Selamat Datang di Situs Keluarga Besar Bani Alie

Puji syukur kita sampaikan kehadirat Allah SWT yang senantiasa melimpahkan rahmat serta hidayah-Nya kepada kita, sehingga kita masih dapat berkhidmat untuk kemaslahatan umat manusia.

Sholawat serta salam semoga Allah SWT limpahkan kepada junjungan Nabi Muhammad SAW, serta keluarga, shabat dan para pengikutnya yang setia dalam menjalankan syari'at Islam hingga akhir zaman.

Para pengunjung website yang budiman,

Alhamdulillah, Blogger Keluarga Besar Bani Alie telah diluncurkan dan dapat diakses oleh semua pengguna internet. Semoga Blogger ini dapat bermanfaat bagi kita semua dalam bertukar informasi dan data yang tujuannya untuk menjaga tali silaturahmi, saling nasehat menasehati, menegakkan ajaran Islam yang mulia dan semua itu semata untuk mengharap ridho Allah SWT.

Hidup manusia idak cukup hnya dibekali "ilmu dan ijazah" dan orientasi mengajar kehidupan material semata. Islam adalah agama yang menjunjung tinggi nilai keseimbangan, karenanya ilmu dan pengetahuan dlam kehidupan manusia harus diimbangi dengan "keimanan". Dua dimensi ini dapat melahirkan kemaslahatan dan kelayakan. Artinya lahirnya alam demokrasi yang berkeadilan dan bermartabat, karena kemajuan ilmu dan pengetahuan yang bermoral Mardhotillah Oriented. Untuk mencapai hal tersebut Keluarga Besar Bani Alie dapat menjadi alternatif ke arah Mardhotillah yang dicita-citakan. Keluarga ini sarat dengan pendidikan moral, bimbingan ibadah dan meningkatkan ilmu pengetahuan. dari Keluarga Besar Bani Alie mempunya sepuluh anak, yang mana dari ke sepuluh anak ini mempunya dua Pondok Pesantren, yang pertama Pondok Pesantren Modern Subulussalam, dan yang kedua Pondok Pesantren Modern Al-Mizan.

Demikianlah pengantar dari saya atas nama Keluarga Besar tentang tentang ini. Semoga hidup kita mendapat kemuliaan dan mati dengan predikat husnul khotimah.


KEHINDAHAN KELUARGA

Indahnya Keluarga Sakinah

Kata sakinah terambil dari akar kata yang terdiri atas huruf sin, kaf, dan nun yang mengandung makna ketenangan, atau anonim dari guncang dan gerak. berbagai bentuk kata yang terdiri atas ketiga huruf tersebut semuanya bermuara pada makna di atas. Rumah dinamai maskan karena ia merupakan tempat untuk meraih ketenangan setelah sebelumnya sang penghuni bergerak (beraktivitas di luar).

Salah satu tujuan orang berumah tangga adalah untuk mendapatkan sakinah atau ketenangan dan ketentraman tersebut. Dalam Alquran Allah berfirman, Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir (QS. Ar-Rum [30]: 21).

Keluarga sakinah. Telah menjadi sunatullah bahwa setiap orang yang memasuki pintu gerbang pernikahan akan memimpikan keluarga sakinah. Keluarga sakinah merupakan pilar pembentukan masyarakat ideal yang dapat melahirkan keturunan yang shjalih. Di dalamnya kita akan menemukan kehangatan, kasih sayang, kebahagiaan, dan ketenangan yang akan dirasakan oleh seluruh anggota keluarga.

Memang tidak mudah membangun keluarga semacam ini. Banyak pengorbanan dan proses yang panjang untuk mewujudkannya. Proses ini tidak hanya terbatas pada saat telah menikah saja, tapi diawali pula dengan kesiapan tiap-tiap individu (calon suami dan calon istri) untuk mempersiapkan ilmu, ekonomi, dan mental secara baik. Tak kalah pula “ketepatan” memilih calon pendamping. Setelah menikah suami sebagai pemimpin keluarga, maupun istri atau ibu sebagai pendamping sang pemimpin harus bekerja keras mendapatkannya. Selain itu anak pun harus dilibatkan dalam memperjuangkannya.

Keluarga sakinah melahirkan generasi tangguh

Anak-anak yang berkualitas hanya akan lahir dari keluarga yang berkualitas pula. Di sini, keluarga sakinah menjadi “sistem’ terpenting untuk mewujudkan lahirnya anak-anak berkualita tersebut. Di dalamnya terdapat nilai-nilai seperti cinta, kasih sayang, komitmen, tanggung jawab, saling menghormati, kebersamaan dan komunikasi yang baik. Keluarga yang dilandasi nilai-nilai tersebut akan menjadi tempat terbaik bagi anak-anak untuk dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.

Agar Tercipta Keluarga Sakinah

Untuk menciptakan keluarga sakinah ada beberapa aspek yang harus diperhatikan, di antaranya: Seluruh komponen rumah tangga harus mampu mengelola semua perbedaan yang ada menjadi sebuah sinergi sinergi yang menguntungkan dan saling menguatkan.

Perlu menghindarkan sikap menonjolkan diri atau mengganggap dirinya paling penting dan berpengaruh di keluarga. Sikap ikhlas menjadi modal dasar yang utama, terutama bagi orang tua dalam mendidik anak.

Orang tua harus mampu memberikan teladan yang baik bagi anak-anaknya. Teladan yang baik dari orang tua akan mempengaruhi perkembangan mental dan spiritual anak.

Harus ada kesabaran dari orang tua dalam mendidik anak-anaknya. Bila kita memiliki kelebihan dana atau keuangan dalam keluarga, sebaiknya digunakan untuk ibadah (zakat, infak, sedekah, dan lainnya), selain menjadikan rumah sebagai sarana belajar dan menambah ilmu.

Selalu mengikuti perkembangan anak dan kita bekali mereka dengan ilmu (agama dan dunia). Tanamkanlah nilai-nilai moral dan agama kepada anak-nak kita teruatam ketika masih dalam tarap perkembangan. Ketika mereka remaja usahakan agar diri kita bisa menjadi sahabat atau teman terbaik mereka, untuk berbagi (curhat).

Untuk membangun keluarga sakinah minimal ditunjang oleh teladan, cinta ilmu dan sistem yang islami.

Hanya rumah tangga sakinah-lah yang dapat menjadi fondasi tangguh bagi berdirinya masyarakat dan bangsa yang beradab, maju, dan beriman. Insya Allah!